Lokasi Dive

74 TITIK SELAM DI KAWASAN KKD SUAKA ALAM PERAIRAN SELAT PANTAR DAN LAUT SEKITARNYA

Alor merupakan sebuah pulau yang secara geografis terletak di ujung timur NTT, yang juga merupakan bagian dari 92 Pulau terluar di Indonesia hal ini karena Alor berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste di sebelah selatan. Kawasan konservasi Daerah (KKD) Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Laut Sekitarnya merupakan salah satu Kawasan konservasi laut seluas 276.693,38 ha. Yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 35/KEPMEN-KP/2015 tentang Kawasan Konservasi Selat Pantar dan Laut Sekitarnya di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Potensi yang dimiliki di (KKD) Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Laut Sekitarnya adalah keindahan bawah laut yang berlimpah dan merupakan salah satu surga bagi para penyelam. Bahkan, pada 2016, pulau ini mendapat predikat sebagai juara pertama pada ajang Anugerah Pesona Indonesia dalam kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot).

Keunikan fenomena alam dan berdaya tarik tinggi terhadap wisata selam yang mendorong berkembangnya industri penyelaman guna menunjang pengembangan Pariwisata Alam Perairan yang berkelanjutan mendukung Ring Of Beauty Nusa Tenggara Timur. penetapan Nama Spot Diving di Kawasan Konservasi Perairan Selat Pantar dan Laut Sekitarnya ini dibuat sebagai langkah memberikan informasi yang pasti terhadap para pemanfaat ruang laut 0 – 12 mil untuk dipedomani dalam melakukan kegiatan di Kawasan Konservasi Perairan Selat Pantar Dan Laut Sekitarnya. Terdapat 74 situs titik selam yang berada di beberapa zonasi Kawasan Konservasi Perairan Selat Pantar Dan Laut Sekitarnya, dari ke 74 titik selam ini memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri. Hal ini merupakan bentuk kunci strategi pengelola dalam pengembangan dan pengawasan pariwisata alam perairan terhadap adanya penetapan nama 74 titik selam tersebut. Nama titik selam tersebut terbagi menjadi dua kategori yaitu nama Populer dan nama local. Anda dapat membaca perincian mengenai panduan terkait peraturan dan surat keputusan Gubernur pada penamaan 74 spot diving dan snorkeling di Kawasan konservasi Daerah (KKD) Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Laut Sekitarnya

SK Gubernur Nama 74 Situs Titik Selam di Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Laut Sekitarnya

KAJIAN DAYA DUKUNG WISATA SELAM KABUPATEN ALOR

Kajian ini menunjukkan daya tampung di setiap lokasi penyelaman melalui nilai daya dukung fiisk, daya dukung sebenarnya, dan daya dukung wisata bagi kegiatan penyelaman. Wisatawan yang melakukan aktivitas penyelaman di SAP Selat Pantar dan Laut Sekitarnya, Kabupaten Alor adalah berkisar dari 32 grup/hari di setiap lokasi penyelaman yaitu sejumlah 161 orang penyelam perhari di setiap titik penyelaman. Jika diproyeksikan pada ke-13 titik penyelaman, daya dukung penyelam adalah 2099 orang penyelam perhari atau 612.998 wisatawan selam setahun. Jika dilihat jumlah maksimal penyelam pertahun berdasarkan data riil berdasarkan kemampuan penyedia wisata selam yang saat ini tersedia di alor mampu melayani 17.820 penyelam dibandingkan dengan daya dukung wisata maksimal sebesar 766.247 penyelam, maka nilai ini menunjukkan bahwa kegiatan wisata selam di Kabupaten Alor saat ini masih berada dalam batas ideal. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kondisi saat ini pihak pengelola perlu menyiapkan instrumen hukum agar kegiatan wisata penyelaman yang berlangsung dapat memiliki tata kelola yang mengatur tata cara dan mekanisme kegiatan penyelaman dengan baik, mengatur pengawasan sehingga kegiatan pemanfaatan pariwisata dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dan berkelanjutan.