Kawasan Konservasi Perairan Selat Pantar dan Laut Sekitarnya ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 35/KEPMEN-KP/2015 sebagai Suaka Alam Perairan (SAP) , Penetapan Kawasan seluas 276.693,38 hektar bertujuan untuk melindungi ekosistem penting, untuk menunjang stabilitas stok perikanan dan mendukung peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir. Informasi Status dan Tren Kesehatan Ekosistem Terumbu Karang ini merupakan hasil pemantauan yang dilakukan pada tahun 2021 untuk melihat kondisi biofisik yang menjadi salah satu aspek kunci dalam pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan.

Referensi:

Nurbandika, N., Iqbal, M., Sukandar, H., Leatemia, D. E., Fauzi, N., 2021. Pemantauan Kesehatan Terumbu Karang untuk Evaluasi Dampak Pengelolaan di Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Laut Sekitarnya di Kabupaten Alor tahun 2021, Yayasan WWF Indonesia, Jakarta, Indonesia.